Terus terang sih, bakso bukan merupakan makanan favorit gue. Walau bakso bisa di bilang makanan terpopuler di indonesia dibuktikan ada nya gerobak bakso dari Metropolitan Jakarta ampe desa tengah gunung (pernah ketemuan pas gue lagi di lapangan cing), bakso tetep gak merupakan makanan favorit gue...
Suatu saat, email dari seorang sahabat mengundang untuk datang ke kota malang, dan gue baru tahu kalo si sahabat ini ternyata penggemar berat bakso.
Nah cuman kali ini, dia ngajak gue ke bakso yang model laen.... Bakso bakar. Hmmm, kenapa gak ada yang pernah kepikiran ya.
Aku kebetulan di ajak ke Bakso Trowulan ( di deket ABM), dimana menurut gue ( sebagai orang yang gak terlalu demen bakso), proses nya cukup unik :
1. Mesen ama mas-mas nya tipe bakso bakar yang di inginkan. Ada bakso kasar dan halus ( kasar lebih susah di kunyah), berapa buah yang kita inginkan dan jenis bumbu yang kita inginkan ( pilihan cuman bumbu pedes dan bumbu biasa). Begitu kita selesai merancang tipe bakso bakar yang kita inginkan, si mas-masnya bakal mulai mempersiapkan si abkso bakar.
2. Kita mengarah ke meja bakso. Disana kita diminta menyiapkan sendiri, berapa bakso rebus dan atau tahu rebus yang kita inginkan bersamaan dengan jumlah mie yang kita pilih. Baru ngambil kuah bakso dari panci besar yang terus menerus mengepulkan asap dan aroma bakso rebus....Hmmm., ide unik di satu sisi kita ngerasa enak bisa milih2 keinginan sendiri di satu sisi si penjual bakso menghemat tenaga kerja untuk menyiapkan bakso rebus untuk pelanggan nya.
3. Mulai menyantap sang bakso rebus, dimana begitu kita selesai, sang bakso bakar pun sudah siap dan siap di kunyah...voala..
Makan!!
No comments:
Post a Comment