Thursday, July 31, 2008

Money


Ditemani oleh secangkir kopi dan sebatang rokok Salem Lights, sore itu aku sedang berselancar di dunia maya, ketika seorang teman (yang gak terlalu akrab), tiba-tiba ngajak ngobrol.

Berbual satu- dua kata, mendadak sang kawan bercerita kalau kontrak nya tidak di perpanjang lagi dan akan berakhir November ini.
Keputusan ini langsung dari manajemen, sampai supervisor sang kawan tidak dapat berbuat apa-apa.


perbincangan kami pun berkembang, ketika dia tiba-tiba bercerita kalau gaji nya RM 1,000. Kemudian dia bercerita lagi tentang pengeluaran nya:
- Rm 500 untuk cicilan mobil
- RM 200 untuk fuel
- RM 100 untuk sewa apartment (dia share ama 3 temennya).

so that's is RM 300 left to life in one month. Or simple nya RM 10 per day. Average meal di kantin kantor sekitar RM 5/meal.

sang kawan terkadang dapat lemburan sekitar RM200 perbulan, yang digunakan untuk voucher HP atau beli daily consumables.
Walaupun setipis ini pun, dia mengaku tidak pernah meminta uang kepada orangtua nya.

Jadi teringat dengan teman di Jakarta, yang memiliki 8 kartu kredit, dan 8-8 an nya sudah overlimit....

Mengerti dengan kondisi KL, orang memang seakan terpaksa memiliki kendaraan/mobil. Cuman aku sih belum pernah masuk dalam posisi dimana hutang equal dengan 50% dari penghasilan.


Saat ini kalau aku boleh rekap, kondisi finansial ku pun sedang babak belur, setelah kami membeli rumah secara cash (actually dengan hutang 200jt ama mami gue).

At the moment, dana yang tersedia untuk membayar hutang ke mamak cuman Rp 60 jt, or kalau gue jual EURO gue, dapat additional 25 jt. still 115 juta to go. Dan sebelum Oktober aku mesti kembalikan uang itu....sigh....
115 jt...where should I find you.

Thursday, May 22, 2008

Moving

Bagi yang biasa atau selalu kerja di kantoran, mungkin perasaan ini pernah terbayang:

Benci, bosen, muak duduk mulu di kantor, pengen nya travelling atau jalan keluar dikit ganti suasana kantor. Travel nya kalau bisa jangan cuman di dalam kota, tapi pengen nya keluar kota.
Bosen ama rutinitas, bangun pagi, ngantor, hadapin orang2 yg gak cooperative at all, bosen pokoke.

Di sisi yang laen, bagi orang-orang yang kerja di lapangan…

Capek. Pengen tidur lebih panjang, pengen punya aktivitas laen, bisa ke mall atau ngapain..pengen kerja 8 hours a week, pengen punya weekends atau nonton dan ketemuan temen2 after work.

Well, bisa di bilang gue termasuk orang yg beruntung. Bisa kerja di bidang yang menghendaki gue bekerja di 2 dunia… belakang meja dan di lapangan.

Tapi mungkin karena manusia itu gak pernah puas, jadi nya ya, setelah 5 bulan di lapangan, bekerja 1 bulan menjadi pegawai kantoran itu ternyata belum puas…..

This weekend will be my last weekend in KL.
Time to pack my luggage bag again.

Sigh............

Friday, May 02, 2008

Punya anak

Setelah menikah selama hampir 6 bulan, akhirnya kami decide untuk mulai berusaha untuk memiliki anak.
Kenapa menunggu 6 bulan ?...alasan nya dulu sih, si dia ingin nya menikmati masa-masa berdua saja. cuman karena alasan pekerjaan gue, kalau di hitung-hitung, dari 6 bulan pernikahan ini, gue dan dia cuman bersama sekitar 6 minggu.

Sesuai dengan personality dia yg near perfeksionis, tulisan2 di web pun mulai di santap, dan akhir nya aku pun mulai kebawa juga nyari2 referensi...

What She Found (trying to conceive):
  • Mesti minum calcium & asam folat biar kandungan nya kuat, and baby nya pinter
  • Separation between 2 ML is 48 hours, to allow the sperm to be "mature"
  • Gak boleh pake tight jeans, no hot water for shower & bath, no laptop on my lap
  • I should start eating a lot of veggie and beans/seed to increase folat acid within me

What I found:

  • In order to get a baby boy, I should eat a lot of red meat.

Aaha, I like what I found.