Di deket kamar kos gue ada sebuah pintu yang selalu tertutup, tidak ada penghuninya. Gue suka beranggapan kalau siapapun yang tinggal di situ kasihan banget, soalnya kamarnya keliatan nya kecil dan panas.
Tadi malam, pas gue baru pulang, gue melihat pintu itu terbuka.
Penasaran gue ngelongok kedalam, dan ketemu ama salah seorang penjaga kos. Dari dia lah gue tahu, kalau ruangan itu ternyata adalah gudang untuk barang-barang yang ketinggalan/ di tinggalkan ama para penghuni kos-kos tersebut, 5 tahun yang lalu.
( gue gak percaya juga sih, masa sampe 5 tahun).
Isi ruangan itu sih, di dominasi ama rangka tempat tidur dan majalah bekas serta beberapa kardus. Gue kemudian iseng nanya apakah gue boleh ngambil barang di sana. Ternyata boleh.
Gue oprek-oprek deh kardus kardus itu, kemudian gue memilih untuk mengambil 2 buah gelas yang keliatan nya bagus dan sebuah buku kecil.
Buku kecil ini gue ambil karena ternyata buku ini adalah sebuah diari. Dari dulu gue penasaran kaya apa sih diari yang full lengkap di tulis, soalnya itu buku ampe penuh ke halaman belakangnya.
Malam nya, sambil gue berbaring di tempat tidur gue, gue mulai membalik-balik halaman demi halaman di diary itu. Penulisnya bernama restriani yang lahir 2 januari 1982.
Diari itu sendiri bertanggal awal 7 january 1997. 8 tahun yang lalu.
1 comment:
Pengen tauu isinya..pengen tauu..cerita..cerita.. *muka penggosip*
Post a Comment